SUMENEP – Pimpinan DPRD Sumenep menunjukkan sikap tegas dalam merespons aspirasi umat. Pada Jumat, 27 Februari 2026, DPRD Sumenep menerima audiensi para ulama dan habaib yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Sumenep (GUISS BERSATU) terkait pengawasan dan penertiban tempat hiburan malam.
Audiensi tersebut dihadiri unsur Pimpinan Komisi I, para pimpinan fraksi, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi pengawasan dan ketertiban.
Pertemuan berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan dalam menjaga marwah daerah, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk berdiri bersama para ulama dan habaib dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi sepanjang masa.
“Kami siap berkomitmen bersama GUISS Bersatu. Di mana ada tempat kemaksiatan, kabari kami. Mari bersama-sama melakukan penertiban,” tegasnya.
Menurutnya, DPRD sebagai representasi rakyat memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal yang menjadi identitas Sumenep.
Sinergi antara ulama, masyarakat, dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan religius.
Para perwakilan GUISS Bersatu menyampaikan harapan agar pengawasan terhadap tempat hiburan malam dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Mereka juga meminta adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memastikan aktivitas yang berpotensi melanggar norma agama dan sosial dapat ditertibkan sesuai aturan yang berlaku.
Menanggapi hal itu, pimpinan DPRD memastikan akan mengawal aspirasi tersebut melalui fungsi pengawasan serta koordinasi intensif dengan OPD terkait.
“Kami juga siap membuka ruang komunikasi aktif dengan GUISS Bersatu sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah. Siap bersama-sama memerangi perbuatan mungkar,” imbuhnya.
Menurutnya, DPRD Sumenep sebagai lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat.
Dengan komitmen bersama ini, DPRD Sumenep dan GUISS Bersatu sepakat untuk terus bergandengan tangan memerangi segala bentuk kemungkaran demi terwujudnya Sumenep yang religius, aman, dan bermartabat — bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi sepanjang masa.
“Sebab seperti lokasi kami sudah melakukan penutupan, itu bukti nyata bahwa kami komitmen kami dalam memberantas kemungkaran,” pungkasnya.












